TEKNOLOGI CYBER DI INDONESIA


TEKNOLOGI CYBER DI INDONESIA

TEKNOLOGI CYBER DI INDONESIA – Saat ini, perkembangan infotech di seluruh dunia terjadi dengan sangat cepat. Hal ini menyebabkan penyebaran info menjadi sangat jelas serta dengan kemampuan melintasi waktu dan area hanya di mata.

Dalam hal ini, web adalah kontributor terbesar bagi keberhasilan teknologi informasi seperti yang kita alami saat ini. Internet kini telah menjadi kebutuhan bagi setiap orang dari semua profesi.

Tidak hanya digunakan saat dibutuhkan, tetapi telah menjadi bagian dari tuntutan sehari-hari yang harus dipenuhi oleh pelanggannya.

Secara berkala perkembangan dan tingkat bunga naik sangat cepat. Di masa lalu, web hanya digunakan untuk tujuan e-mail, mencari pekerjaan atau menyelesaikan pekerjaan kantor yang tertunda.

Sekarang, fungsinya sebenarnya telah ditetapkan secara substansial. Seperti: mencari produk studi untuk sekolah Menengah / Sekolah Menengah dan juga Murid Trainee, blogging, pemasaran online, Public Branding, Pemasaran, dan semua jenis berbagai tugas sosial lainnya.

Sebagai soal fakta, sebenarnya ada banyak netter yang efektif dengan internet dan juga membuat keuntungan ekonomi yang luar biasa, baik dengan penjualan online atau berburu uang dari Google, Amazon.com, ebay.com, dll.

Melalui penerapan infotech yang sesuai di lingkungan pengaturan perumahan seperti pembangunan LAN dan jaringan internet, itu pasti akan memiliki kemampuan untuk meningkatkan efektivitas serta efektivitas serta efisiensi masyarakat.

Dengan web, orang pasti akan memiliki kemampuan untuk mengakses semua detail yang dibutuhkan jauh lebih cepat, lebih rumit dan lebih murah.

Seiring dengan perkembangan jaringan LAN di lingkungan masyarakat tentunya akan memiliki kemampuan untuk meningkatkan rasa kebersamaan di antara warga, karena batas wilayah dan juga waktu dalam komunikasi tentunya akan dapat dihilangkan.

TEKNOLOGI CYBER DI INDONESIA

Masa cyber adalah era inovasi yang bergulir sangat cepat. Jika suatu negara dibiarkan atau tidak memiliki pertahanan di wilayah siber, setelah itu hal ini membuat bahaya khusus bagi negara yang bersangkutan.

Di dunia militer, memanfaatkan teknologi, khususnya internet, juga memainkan fungsi penting dan ini adalah sesuatu yang harus diperhatikan oleh setiap negara.

Karena serangan di dunia cyber tidak kalah kuat dari serangan fisik. Pemogokan dunia maya dapat melumpuhkan pusat informasi serta perampokan kertas-kertas penting negara.

“Cyber ​​adalah kekuatan dan juga bahaya bagi suatu bangsa,” jelas Budi Susilo S. Guv dari Lemhanas, dalam pidatonya.

Dengan bantuan teknologi modern dan dunia maya, suatu negara dapat memperkuat detail dan sisi teknologinya, tetapi dikatakan berbahaya karena tidak dapat dipungkiri bahwa dunia maya adalah sisi tajam dari pedang yang dapat melukai penggunanya.

Indonesia menempati urutan kedua dalam daftar lima negara teratas dari kejahatan dunia maya atau serangan kejahatan dunia maya, menurut laporan State of The Net 2013.

Wakil Pengawas Kegiatan Pidana Keuangan Khusus Bareskrim Polri Kombespol Agung Setya mengatakan, dalam 3 tahun terakhir, ada 36,6 juta serangan aktivitas kejahatan dunia maya di Indonesia.

Cyber Crime

Ini tetap sesuai dengan data Bahaya Keselamatan 2013 yang menetapkan bahwa Indonesia adalah negara yang paling terancam mengalami serangan kejahatan virtual.

Dari tahun 2012 hingga April 2015, Kecamatan Pelanggaran IT / Cyber ​​telah menahan 497 orang yang berpikir tentang pelanggaran pidana di dunia maya.

Dari jumlah tersebut, 389 di antaranya adalah warga negara asing, serta 108 adalah penduduk Indonesia.

Total kerugian kejahatan cyber di Indonesia mencapai Rp 33,29 miliar. “Angka ini jauh di atas perampokan konsumen bank konvensional,” kata Agung di Jakarta, Senin (5/11/2015).

Sementara itu, sepanjang 2012 hingga 2014, ada 101 permintaan untuk pemeriksaan penipuan atau kasus penipuan dari seluruh dunia. “Ini menunjukkan, setiap 10 hari ada satu kejadian sepanjang tiga tahun terakhir,” kata Agung.

Cybercrime adalah kejahatan yang dilakukan dengan memanfaatkan teknologi komputer sebagai perangkat kejahatan utama. Cybercrime adalah tindak pidana yang menggunakan pengembangan teknologi komputer, khususnya internet.

Kejahatan dunia maya ditetapkan sebagai tindakan yang melanggar hukum serta aktivitas yang dilakukan dapat membahayakan dan juga merusak kerangka kerja infotech,

seperti: akses yang tidak sah ke pengadilan, percobaan atau kegiatan untuk mengakses bagian atau semua bagian dari sistem komputer tanpa persetujuan dan juga pelanggar hukum tidak dapat memperoleh akses ke.